Jumat, 10 Mei 2013

My Adventure with XI IPA 1 (Bagian 3)

Canda dan Tawa

Hari Kedua di Puncak diawali dengan bersih – bersih Villa. Semua mempunyai tugas masing – masing, dari mulai menyapu sampai…. Hmmm… kalo nonton film itu kerja engga sih?... ya pokoknya kita semua sibuk. Yang tadi saya bilang, ada yang nonton film. Dia bernama cahyo, kerjaannya hanya menonton film dari MP4 yang gw punya. Sampe – sampe dikatain sama temen –temen “Pak Lurah”, soalnya dia nonton film di Meja kerja dengan pakaian kemeja dan pake celana panjang krem seperti seorang lurah yang sedang bekerja. setelah semua selesai beres – beres villa, akhirnya waktunya makan tiba tapi sebelum makan teman – teman dan saya mandi dulu. Makanan pagi ini adalah Nasi goreng…. Nasi gorengnya itu asli enak banget, entah siapa yang buat tapi enak banget. Setelah makan waktunya acara bebas, beberapa dari kami ada yang pergi keluar melihat pemandangan sambil berfoto – foto, ada yang main kartu, ada yang main PS, ada juga yang bermain bola di taman, ada juga yang ngorek – ngorek tanah (entah itu nyari apa , dia namanya Amel), ada juga, ya pasti kalian tau “Pak Lurah”, hahaha, macem – macem dh… ketika anak – anak lagi asik – asik bermain PS, tiba – tiba Bimo membuat sebuah video. Sebenernya hanya video biasa, dia bersama brili menyanyikan lagu sambil brili memainkan gitar. Mereka memainkan lagu stinky – mungkinkah, nah yang lucunya adalah pada saat bagian reff nya, ada salah satu perempuan masuk dan seperti adegan berpisah dengan kekasihnya. Perempuan itu adalah Zeta. Sontak membuat anak – anak yang ada disekitarnya, ketawa…

Bukan hanya stinky saja, tapi beberapa lagu – lagu tempo dulu mereka nyanyikan. Kemudian beberapa dari kita temasuk saya, jadi yang membuat video itu saya, herman, jawa, bimo, zeta, putri. Jawa sebagai cameramen, saya dan brili sebagai yang memainkan gitar. Saya ganti – gentian bersama brili. Pembuatan Video dilakukan ditaman. Pertama menyanyikan lagu dari Sheila On 7 – Melompat Lebih Tinggi. Pemerannya adalah Brili dan Herman, jadi mereka sambil lari – lari menyanyikan lagu itu, saya sebagai yang memainkan gitar pada saat itu. Setelah itu dilanjutkan lagu kedua, kini pemeran utamanya adalah putri, lagu yang dimainkan adalah Kupu – kupu malam dari Peterpan. Dilanjutkan lagu berikutnya yaitu Cinta Satu Malam dari Melinda, yang jadi Pemeran utamanya adalah Zeta. Zeta jogged dan bergaya dan juga bernyayi tentunya, di damping herman dan Bimo. Nah Yang terakhir adalah Menyanyikan lagu dari…. Hmmmm…. Apayah, aneh sih soalnya lagunya di campur jadi satu , dimulai dari lagu “Oh Ibu dan Ayah” sampai soundtrack film “Keluarga Cemara” , tapi diplesetkan sedikit. Jadi adegannya adalah berbaris kesamping seperti paduan Suara , dan mereka menyanyikan lagu tersebut, ada juga brili yang memainkan gitarnya sambil bernyanyi, semua yang terlibat dalam pembuatan film ada disitu kecuali jawa, karena dia sebagai cameramen.

Dalam video terakhir, tampak jelas, teman – teman yang menonton tertawa, begitu juga dengan kami. Karena adegan kami yang memang saat itu konyol terutama herman. Tidak terasa waktunya makan siang, dan beberapa teman – teman yang tadi jalan – jalan kembali ke villa untuk makan siang. Kami semua makan bersama di ruang TV. Kira – kira pukul 2 siang, kami semua langsung pergi ke kolam renang. Disana terlihat canda dan tawa, Brili pun tidak menyia – nyiakan moment yang terjadi, dia langsung memotret kami semua yang sedang asik bermain di kolam renang. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 16.20 WIB, beberapa dari kami pergi untuk bilas sekaligus mandi, sebagian ada yang masih tetap tinggal di kolam renang. Sekitar jam 5 sore akhirnya mereka yang masih di kolam renang akhirnya bilas dan mandi. Kami semua berkumpul kembali di ruang TV untuk berbincang – bincang sambil makan makanan ringan yang kami bawa. Adzan magrib pun berkumandang, kami langsung sholat berjamaah. Makan malam kami yaitu Ayam dan Ikan Bakar. Satrya dan yang lainnya mulai membakar arang, beberapa anak – anak laki membantunya. Setelah semua bahan dan alat yang dibutuhkan siap. Kami langsung memulai membakar. Sekitar jam 10 malam, waktunya makan ronde kedua, kali ini kamu membakar Jagung.

Karena hari ini malam terakhir liburan di Puncak, jadi persedian makanan yang tersisa, kami masak di malam itu, tapi beberapa kami sisakan untuk sarapan pagi. Kali ini anak perempuannya tidak tidur diruang TV lagi, karena listrinya menyala jadi pada tidur di kamar masing – masing. Pagi nya, seperti biasa kami shalat subuh berjama’ah kemudian sekitar pukul 7 pagi, kami mulai beres- beres villa. Setelah beres – beres villa, kami pun mulai Mandi dan sekaligus merapikan barang – barang yang kami bawa. Selagi menunggu Bus jemputan datang, kami foto bersama. Ada juga yang foto sendiri – sendiri dan berkelompok. Akhirnya sekitar pukul 11, bus jemputan datang. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih ke Penjaga Villa, anak laki – laki mulai memasukan tas – tas ke dalam bus. Untuk penempatan tempat duduk, seperti tempat duduk sewaktu pergi kepuncak. Dan kami pun berangkat pulang ke Jakarta, tidak lupa kami mampir di took oleh – oleh. Banyak sekali kenangan –kenangan indah, suka, duka bersama teman – teman. Dan kini semua itu akan menjadi kenangan manis yang sangat indah dan juga menjadi sebuah pengalaman yang tak dapat terlupakan…. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar