Jumat, 27 Desember 2013

5 Festival Budaya Terbaik di Indonesia.

Indonesia itu punya banyak kekayaan budaya yang tidak pernah habis dikupas, saya bersyukur dengan era internet dan tehnologi sekarang ini membuat budaya - budaya Indonesia bisa semakin dikenali dan dipromosikan. saya ingat 10 tahun lalu begitu susahnya mencari informasi tentang budaya Indonesia disetiap pelosok Nusantara, sekarang lambat laun budaya daerah di Indonesia semakin dikenal terutama kalangan anak muda. kekayaan Budaya Indonesia begitu banyak karena kita mempunyai lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia. atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. keanekaragaman budaya ini membuat Indonesia mempunyai banyak festival - festival Budaya yang unik dan menarik untuk bisa dilihat. dari sekian banyak Festival budaya yang bagus, saya akan sharing Festival - Festival Budaya asli Indonesia yang menurut saya terbaik. beberapa diantaranya adalah :

1.Festival Erau Kertanegara di Kalimantan Timur
Sejarah panjang membawa Kutai Kartanegara Borneo menjadi kerajaan Hindu Tertua di Nusantara, Kutai Kartanegara menyimpan adat dan budaya Adiluhung yang luar biasa. kekayaan budaya itu terangkum dalam Festival Erau. Daerah Kutai Kartanegara adalah wilayah kabupaten yang paling kaya di Indonesia. Di sini terdapat kekayaan alam yang melimpah dengan budaya yang kental. Pemandangan alam hutan hujan tropis yang dibelah oleh sungai mahakam, kehidupan masyarakat Kutai dan dayak yang unik, dan budaya yang sangat kuno ada di sini. Kerajaan Kutai Kertanegara merupakan kerajaan tertua di Indonesia, dan tidak banyak orang yang mengetahui fakta ini. Karena potensial alamnya, Kutai Kertanegara membangun banyak tempat wisata, seperti museum dan objek-objek wisata alam lain. Menariknya, setiap tahun di sana diadakan Festival Kutai Kertanegara yang diselenggarakan dalam waktu cukup lama untuk ukuran festival budaya. Erau Festival ini adalah salah satu event budaya yang termegah dan melibatkan banyak masyarakat Tenggarong dan sekitarnya. karena Festival Erau ini mempunyai rangkaian acara budaya yang cukup panjang dan digelar pada tanggal 30 Juni hingga 7 Juli di Kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

2.Festival Karapan Sapi dari Madura
Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur, bagi kebanyakan masyarakat Madura karapan sapi tidak hanya sebuah pesta rakyat atau acara yang diselenggarakan tiap tahun yang diwarisi secara turun temurun. Tetapi karapan sapi bagi masyarakat Madura adalah bentuk symbol prestise yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura, karena sapi yang digunakan untuk pertandingan merupakan sapi sapi yang berkualitas sangat baik tentu dengan perlakuan yang istimewa pula.

3.Festival Budaya Nias
Nias dikenal sebagai destinasi yang punya banyak situs megalitik, selain Nias dikenal akan ombaknya untuk surfing disini masyarakat Nias masih memegang teguh budaya mereka. salah satu bentuk kecintaan mereka adalah mengadakan Festival Budaya Nias yang biasanya diadakan pada bulan agustus di Desa Bawomataluo. Desa ini sudah didaftarkan World Heritage di Unesco sejak 2009 sebagai warisan budaya dari Indonesia. Desa ini adalah desa adat sekaligus desa budaya yang cukup dikenal di Nias Selatan. Untuk mencapai desa ini, diperlukan perjalanan darat selama 3 jam dari Gunung Sitoli menuju pesisir pantai selatan Nias. Dalam bahasa Nias, Bawomataluo berarti bukit matahari. Dinamakan demikian karena desa ini terletak di ketinggian 400 meter di atas bukit. Di desa yang berhawa sejuk ini kita bisa melihat banyak rumah adat Nias Selatan yang masih terjaga. Festival Budaya Nias diadakan di desa inilah sekaligus kita bisa menyaksikan loncat batu yang sangat terkenal.

4.Festival Pacu Jawi, Balap Sapi dari Tanah Minang
di Tanah Minang Pacu Jawi atau yang disebut Pacu Sapi merupakan salah satu event budaya yang saat ini sangat dikenal dari Sumatera Barat. pada mulanya Pacu Jawi Kegiatan ini dilakukan para petani dan masyarakat sekitar Tanah Datar kegiatan mengisi waktu setelah masa panen. Pacu Jawi ini biasanya diadakan 3 kali setahun Tanah Datar. kalau belum tahu banyak yang mengira Pacu Jawi ini di Madura, karena memang yang terkenal akan balapan sapinya hanyalah daerah Madura serupa tetapi tidak sama. perbedaan mencolok dari Pacu Jawi di Tanah Datar dengan Karapan Sapi Madura adalah lahan yang digunakan, kalau Karapan Sapi menggunakan tanah datar sebagai arena sedangkan Pacu Jawi menggunakan area sawah yang sudah basah. sehingga kalau difoto tampak lebih dramatis dan banyak mendapatkan momen yang bagus. Filosofi dari Pacu Jawi ini adalah Pemimpin dan rakyat bisa berjalan bersama. inilah kenapa Sapi yang dipakai untuk pacu Jawi ada 2 ekor, dan pemenangnya tidak ditentukan siapa yang tercepat tetapi yang bisa berlari lurus seperti orang yang selalu dijalan lurus lebih tinggi nilainya. yang unik Pacu Jawi dilepas sendirian dan tidak dipasang lawan, konon cara ini dibuat agar tidak terjadi taruhan yang kerap terjadi pada setiap balapan.

5. Festival Bahari Raja Ampat Papua.
Festival Bahari Raja Ampat diadakan di Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai yang berada di Pulau Waigeo. Pagelaran utama festival bahari tersebut difokuskan kepada wisata bahari. Yang salah satunya penyelaman di lokasi Diving yang masuk dalam 10 besar Lokasi penyelaman terindah di Dunia. Kabupaten Raja Ampat di Propinsi Papua Barat ini ingin tetap mempertahankan popularitasnya sebagai kawasan bahari terbaik di Indonesia dengan melaksanakan festival bahari secara rutin. Dan menampilkan kekayaan alam, seni dan budaya. Festival Bahari ini dilaksanakan di Pusat Ibukota Waisai, yang letaknya 3 jam perjalanan speedboat dari Kota Sorong Papua. Yang menarik dari Festival ini adalah, mereka mengundang seni dan budaya dari kabupaten lainnya di Papua. Selain itu Kabupaten Wakatobi juga diikutkan serta dalam Festival Bahari ini. Beberapa rincian festival yaitu Lomba Foto Bawah Laut, Lomba Perahu Dayung, orientasi bawah air, olahraga pantai seperti voli dll, dan atraksi budaya lokal. Atraksi budaya lokal akan ditampilkan oleh masyarakat Raja Ampat dan peserta dari kabupaten lain. Biasanya Festival Bahari Raja Ampat ini diadakan pada pertengahan tahun sekitar bulan Agustus, sangat menarik untuk pergi ke Raja Ampat pada saat Festival. Karena banyak sekali tarian dan budaya yang ditampilkan di festival ini. Salah satunya adalah atraksi Tari – tarian khas daerah Papua, dan yang sangat menarik untuk saya adalah banyaknya makanan khas Papua yang dimunculkan disini.

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar