Indonesia
itu punya banyak kekayaan budaya yang tidak pernah habis dikupas, saya
bersyukur dengan era internet dan tehnologi sekarang ini membuat budaya -
budaya Indonesia bisa semakin dikenali dan dipromosikan. saya ingat 10 tahun
lalu begitu susahnya mencari informasi tentang budaya Indonesia disetiap
pelosok Nusantara, sekarang lambat laun budaya daerah di Indonesia semakin
dikenal terutama kalangan anak muda. kekayaan Budaya Indonesia begitu banyak
karena kita mempunyai lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di
Indonesia. atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010.
keanekaragaman budaya ini membuat Indonesia mempunyai banyak festival -
festival Budaya yang unik dan menarik untuk bisa dilihat. dari sekian banyak
Festival budaya yang bagus, saya akan sharing Festival - Festival Budaya asli
Indonesia yang menurut saya terbaik. beberapa diantaranya adalah :
1.Festival
Erau Kertanegara di Kalimantan Timur
Sejarah
panjang membawa Kutai Kartanegara Borneo menjadi kerajaan Hindu Tertua di
Nusantara, Kutai Kartanegara menyimpan adat dan budaya Adiluhung yang luar
biasa. kekayaan budaya itu terangkum dalam Festival Erau. Daerah Kutai
Kartanegara adalah wilayah kabupaten yang paling kaya di Indonesia. Di sini
terdapat kekayaan alam yang melimpah dengan budaya yang kental. Pemandangan
alam hutan hujan tropis yang dibelah oleh sungai mahakam, kehidupan masyarakat
Kutai dan dayak yang unik, dan budaya yang sangat kuno ada di sini. Kerajaan
Kutai Kertanegara merupakan kerajaan tertua di Indonesia, dan tidak banyak
orang yang mengetahui fakta ini. Karena potensial alamnya, Kutai Kertanegara
membangun banyak tempat wisata, seperti museum dan objek-objek wisata alam
lain. Menariknya, setiap tahun di sana diadakan Festival Kutai Kertanegara yang
diselenggarakan dalam waktu cukup lama untuk ukuran festival budaya. Erau
Festival ini adalah salah satu event budaya yang termegah dan melibatkan banyak
masyarakat Tenggarong dan sekitarnya. karena Festival Erau ini mempunyai
rangkaian acara budaya yang cukup panjang dan digelar pada tanggal 30 Juni
hingga 7 Juli di Kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
2.Festival
Karapan Sapi dari Madura
Karapan
sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur,
bagi kebanyakan masyarakat Madura karapan sapi tidak hanya sebuah pesta rakyat
atau acara yang diselenggarakan tiap tahun yang diwarisi secara turun temurun.
Tetapi karapan sapi bagi masyarakat Madura adalah bentuk symbol prestise yang
dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura, karena sapi yang
digunakan untuk pertandingan merupakan sapi sapi yang berkualitas sangat baik
tentu dengan perlakuan yang istimewa pula.
3.Festival
Budaya Nias
Nias
dikenal sebagai destinasi yang punya banyak situs megalitik, selain Nias
dikenal akan ombaknya untuk surfing disini masyarakat Nias masih memegang teguh
budaya mereka. salah satu bentuk kecintaan mereka adalah mengadakan Festival
Budaya Nias yang biasanya diadakan pada bulan agustus di Desa Bawomataluo. Desa
ini sudah didaftarkan World Heritage di Unesco sejak 2009 sebagai warisan
budaya dari Indonesia. Desa ini adalah desa adat sekaligus desa budaya yang
cukup dikenal di Nias Selatan. Untuk mencapai desa ini, diperlukan perjalanan
darat selama 3 jam dari Gunung Sitoli menuju pesisir pantai selatan Nias. Dalam
bahasa Nias, Bawomataluo berarti bukit matahari. Dinamakan demikian karena desa
ini terletak di ketinggian 400 meter di atas bukit. Di desa yang berhawa sejuk
ini kita bisa melihat banyak rumah adat Nias Selatan yang masih terjaga.
Festival Budaya Nias diadakan di desa inilah sekaligus kita bisa menyaksikan
loncat batu yang sangat terkenal.
4.Festival
Pacu Jawi, Balap Sapi dari Tanah Minang
di
Tanah Minang Pacu Jawi atau yang disebut Pacu Sapi merupakan salah satu event
budaya yang saat ini sangat dikenal dari Sumatera Barat. pada mulanya Pacu Jawi
Kegiatan ini dilakukan para petani dan masyarakat sekitar Tanah Datar kegiatan
mengisi waktu setelah masa panen. Pacu Jawi ini biasanya diadakan 3 kali
setahun Tanah Datar. kalau belum tahu banyak yang mengira Pacu Jawi ini di
Madura, karena memang yang terkenal akan balapan sapinya hanyalah daerah Madura
serupa tetapi tidak sama. perbedaan mencolok dari Pacu Jawi di Tanah Datar
dengan Karapan Sapi Madura adalah lahan yang digunakan, kalau Karapan Sapi
menggunakan tanah datar sebagai arena sedangkan Pacu Jawi menggunakan area
sawah yang sudah basah. sehingga kalau difoto tampak lebih dramatis dan banyak
mendapatkan momen yang bagus. Filosofi dari Pacu Jawi ini adalah Pemimpin dan
rakyat bisa berjalan bersama. inilah kenapa Sapi yang dipakai untuk pacu Jawi
ada 2 ekor, dan pemenangnya tidak ditentukan siapa yang tercepat tetapi yang
bisa berlari lurus seperti orang yang selalu dijalan lurus lebih tinggi
nilainya. yang unik Pacu Jawi dilepas sendirian dan tidak dipasang lawan, konon
cara ini dibuat agar tidak terjadi taruhan yang kerap terjadi pada setiap
balapan.
5.
Festival Bahari Raja Ampat Papua.
Festival
Bahari Raja Ampat diadakan di Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai yang berada
di Pulau Waigeo. Pagelaran utama festival bahari tersebut difokuskan kepada
wisata bahari. Yang salah satunya penyelaman di lokasi Diving yang masuk dalam
10 besar Lokasi penyelaman terindah di Dunia. Kabupaten Raja Ampat di Propinsi
Papua Barat ini ingin tetap mempertahankan popularitasnya sebagai kawasan
bahari terbaik di Indonesia dengan melaksanakan festival bahari secara rutin.
Dan menampilkan kekayaan alam, seni dan budaya. Festival Bahari ini
dilaksanakan di Pusat Ibukota Waisai, yang letaknya 3 jam perjalanan speedboat
dari Kota Sorong Papua. Yang menarik dari Festival ini adalah, mereka
mengundang seni dan budaya dari kabupaten lainnya di Papua. Selain itu Kabupaten
Wakatobi juga diikutkan serta dalam Festival Bahari ini. Beberapa rincian
festival yaitu Lomba Foto Bawah Laut, Lomba Perahu Dayung, orientasi bawah air,
olahraga pantai seperti voli dll, dan atraksi budaya lokal. Atraksi budaya
lokal akan ditampilkan oleh masyarakat Raja Ampat dan peserta dari kabupaten
lain. Biasanya Festival Bahari Raja Ampat ini diadakan pada pertengahan tahun
sekitar bulan Agustus, sangat menarik untuk pergi ke Raja Ampat pada saat
Festival. Karena banyak sekali tarian dan budaya yang ditampilkan di festival
ini. Salah satunya adalah atraksi Tari – tarian khas daerah Papua, dan yang
sangat menarik untuk saya adalah banyaknya makanan khas Papua yang dimunculkan
disini.
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar